17.5.09

Every Girls Are Special


Setiap cewe itu special
Karena aku cewe, berarti aku special dong?
Sejujurnya, waktu SD aku merasa kalo aku itu biasa-biasa aja.
Malah selalu jadi beban orang lain.
Perasaan seperti itu terkadang muncul sampai sekarang.

Well,ada seseorang yang mengubah pandangan ku.
Sebut aja namanya Nisa dia temen sd dan kita baru berteman dekat satu tahun karena kita bertemu di kelas yang sama waktu kelas 6.
Aku mau sedikit cerita tentang dia.
Jika dilihat pertama kali,
Nisa itu terlihat punya banyak kekurangan .
Dy (maaf) pendek. Tingginya ga lebih dari 1 meter.
Untuk ukuran anak kelas 6 sd, sangat pendek.
Keluarganya pun sangat kurang beruntung, rumahnya masih ngontrak.
Dan mungkin cuma sedikit yang tahu,
Ayahnya sudah tidak bekerja lagi dan Nisa pernah kehilangan satu adiknya.

Untuk seorang anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh keterbatasan,
Nisa ga pernah putus asa. Dia bisa membuktikan , bahkan dia pun bisa lebih dari anak-anak lain yang hidupnya serba “wah”


Dia pintar.sangat pintar di kelas. Aku bersaing dengan nya di kelas.
Saat dia menang, dia tertawa bahagia dan aku juga. Saat dia kalah dari ku,dia tersenyum senang dan memuji ku dengan tulus.



Walaupun pada akhirnya lebih sering aku yang menang. Jujur saja, diluar pelajaran Nisa-lah “jawara”nya.
Dia pandai menari India, saat menari gerakannya lincah dan matanya berputar-putar indah.
Saat membaca Al-Quran, dilagukannya dengan baik.
Apalagi saat menyanyi.
Saat membaca puisi pun, yang mendengarnya pun akan ikut terhanyut.
sedangkan aku?
hanya pelajaran yang aku andalkan,selebihnya aku tidak bisa apa-apa...pucca_love_16

Dibalik itu semua, Nisa adalah sosok yang sangat tangguh.
Dia tahu dia punya banyak kekurangan dan tidak lebih beruntung dari orang lain.
Tapi, ada suatu semangat dalam dirinya untuk terus maju.
Itulah kenapa dia punya kepercayaan diri tingkat tinggi.

Semua teman dan guru ku mengenalnya sebagai sosok yang periang, ceplas-ceplos,dan sangat pede.
Haha.
Sangat berbeda dengan ku yang dikenal pendiam.

Tapi walaupun kita berdua sangat berbeda, persahabatan kami sangat erat.

Sahabat ku itu banyak dibenci.
Mungkin karena dia selalu berusaha melucu untuk menyenangkan hati orang-orang, tapi semua orang mengganggapnya over dan jayus.
Selalu bawel dan ceplas-ceplos yang dianggap orang, dia cuma caper (cari perhatian).

Disaat aku mendengar orang-orang membicarakan nya,
Dalam hati aku mengatakan itu semua salah. Aku malah kagum dengannya.

Walaupun orang berbicara apa,toh Nisa tetap maju.
Dimana orang lain tetap tertinggal dibelakang karena terlalu asik membicarakan, Nisa malah telah melompati 3 anak tangga sekaligus.
Nisa sahabat ku itu,
Dia menggunakan kemampuan dan bakat seni yang dimilikinya demi mendapatkan penghasilan untuk keluarganya.
Setiap lomba yang diikutinya, puisi, dan lomba seni lainnya hadiah yang ia dapatkan selalu untuk keluarganya.
Nisa sendiri tetap sederhana , dia ga punya handphone terbaru, tas keren. Baju bagus.
Bukti bahwa ia sangat simpati terhadap keadaan keluarganya.

Aku sering memikirkan.
Nisa Nisa ku sayang,
Kau yang penuh keterbatasan,
Tapi selalu semangat dan tak pernah berputus asa?
Dibandingkan dengan ku yang lebih beruntung,
Aku selalu putus asa dan tidak pernah puas?

Dan semangat yang Nisa miliki juga terlihat dalam diri kakak nya.
Aku ga kenal kakaknya , tapi Nisa cerita pada ku,kakaknya dari sd sudah pesantren di Magetan, lulus SMA di usia 14, dan ditawarkan beasiswa sekolah di Mesir!
Aku membayangkan betapa bangganya orangtua mereka!
Andai aku bisa membuat orangtua ku bangga juga padaku.

“ros, jangan putus asa! Lo pasti bisa!”
Berkali-kali Nisa menyemangati ku disaat ku bimbang.
Saat itu ada olimpiade mtk,
Aku dan Nisa calonnya, dan aku yang terpilih mewakili sekolah.
Nisa ga sedih.
Dia menyemangati ku terus.
Dan saat aku terpilih sebagai lulusan terbaik se Bekasi,
Dia ikut bahagia sampai meneteskan air mata
Saat aku memenangkannya,
Aku persembahkan kemenangan itu untuk sahabat ku tersayang.
Ku rasa dia lah yang lebih pantas mendapatkannya dibanding ku.

Saat ini aku telah lama tidak bertemu dengannya.
Aku kehilangan kontak sejak dia pindah rumah dan sekolah di Jakarta.
Terakhir kali aku bertemu saat masuk SMA.
Nisa tetap sama seperti dulu.
Dia ga nambah tinggi.
Badannya tetap kecil seperti anak sd.
Tapi itu semua gag penting.
Yang membuatku bahagia adalah,.
Semangatnya ternyata belum mati.
Matanya, dari matanya aku bisa merasakan impian yang begitu tinggi yang ia miliki.

setiap cewe itu cantik, setiap cewe itu special. So ‘nda boleh minder


Pesan yang ia tinggalkan saat mengisi biodata di binder ku.
Bahkan Nisa sudah tahu apa yang membuat ku bimbang selama ini!

Kata-katanya akan selalu ku pegang.
Nisa, sahabat ku, my inspiration…
Andai kau baca yang ku tulis,
Ini semua bentuk kekaguman ku padamu.
Behind the story, there is the learn.

Kau sahabat terbaik ku walau kita berpisah sangat lama…
I hope I’ll meet u someday, soon.

Tanpa sadar kau telah mengajarkan padaku apa itu SEMANGAT UNTUK TERUS MAJU.

Thanks for everything. Miss U. pucca_love_01";})();ButtonMouseDown(this);'>pucca_love_01
(semoga kisah ini bisa memberi inspirasi bagi setiap cewek,, jangan pernah menyerah kejar terus mimpi kalian :)

keep me in rock :) !



Love is...
© Blogger - Template by Blogger Sablonlari - Font by Fontspace